Senin, 06 Februari 2012

contoh naskah pidato tentang bahaya sek bebas di kalangan remaja

PIDATO TENTANG BAHAYA SEKS BEBAS DI KALANGAN REMAJA
PIDATO TENTANG BAHAYA SEKS BEBAS DI KALANGAN REMAJA
Assalamulaikaum wr, wb
Ibu/bapak guru yang saya hormati,juga rekan-rekan yang saya cintai marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberi rahmat dan karunia-Nya sehingga kita bisa berkumpul di ruangan ini dalam keadaan sehat wal-afiat pada kesempatan ini saya akan membahas tentang pornografi, dan seks bebas dikalangan anak remaja
Suatu pergaulan bebas tidak akan terjadi bila tidak ada faktor yang mendukung perbuatan tersebut faktor-faktor tersebut diantaranya Pertama : akibat cd-cd porno atau dalam bentuk apapun yang sudah lama dan banyak beredar secara bebas di pasaran, yang pastinya lebih dahsyat pengruhnya karena berbentuk gambar bergerak begitu dahsyatnya, banyak pelaku seks bebas dikalanganpara remaja atau pelajar SMA/SMP, ataupun pelaku perkosaan terhadap anak-anak dibawah umur mengaku bahwa mereka melakukan tindakan bejat ituakibat sering menonton cd-cd porno Kedua : Pakaian, kita jangan heran bahwa pakaian bisa menimbulkan pergaulan bebas seperti yang telah kita ketahui, di indonesia saja banyak orang-orang khususnya kaum wanita yang memakai pakaian ketat dan seksi misalnya dikalangan anak sekolah mereka memakai baju seragam yang ketat dan roknya yang dibawah pinggang, tujuannya apa ? tujuanya untuk menarik perhatian lelaki sesudah itu apa yang terjadi ? tidak lain untuk mengundang hawa nafsu lelaki, dan mungkin tujuannya yang kedua untuk memperlihatkan celana dalamnya yang bermerk, maaf tapi itulah fakta yang ada. Ketiga : Internet. Apakah ada yang heran kenapa saya menyebutkan bahwa internet itu faktor yang menimbulkan pergaulan bebas ? sebagian besar, orang yang menggunakan internet sebagai media informasi yaitu untuk mencari informasi tentang seks, mereka dapat mencari dan melihat gambar-gambar porno tanpa diketahui oleh orang lain Dan mungkin masih banyak media lain dan mungkin masih banyak media lain yang menjadi faktor penyebab pergaulan bebas.
Dan apakah pergaulan bebas tersebut di biarkan begitu saja dikalangan anak remaja ? generasi muda kita akan hancur dan moral kita akan melemah bila pornografi, pornoaksi dan seks bebas masih bisa dibiarkan begitu saja, yang faktanya menurut survey para peneliti : 35% remaja / pelajar di sumedang telah melakukan seks bebas.
Sebagaimana telah kita ketahui, sebuah ideologi memiliki peradaban sendiri seperti peradaban materialistik seperti liberalisme, permissivisme, dll. Pornografi,pornoaksi dan seks bebas adalah bagian dari peradaban yang bersifat materialistik kita harus turun jika peradaban tersebut tidak sesuai dengan budaya bangsa.
Rekan –rekanku hendaklah kita menyadari bahaya serangan budaya barat lewat pornografi,pornoaksi dan seks bebas ini. Janganlah kita selalu berpangku tangan haruskah kita menunggu akibatnya yang akan menimpa pada kita ? ralakah kepribadian kita dirusak oleh berbagai media porno ? relakah kita membiarkan generasi kita terjerumus kedalam pergaulan bebas ? tidaklah kita takut dengan engan ajab allah akibat kita membiarkan berbagai kemungkinan yang melanda masyarakat kita saat ini
Marilah kita saling mengingatkan untuk mengingatkan untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan karena penyesalan tidak akan terjadi di awal peristiwa.
Demikianlah yang dapat saya sampaikan terimakasih atas perhatianya mohon maaf atas segala kesalahan dan kekurangannya.
Bahaya Pergaulan Bebasoleh aaqir pada Sabtu, Oktober 18th, 2008 dilihat 54.758 kali
Semakin tingginya frekuensi arus globalisasi di era industrialisasi yang sudah mengglobal serta arus modernisasi dan sekularisasi sangat berpengaruh besar terhadap pergaulan bebas dengan lain jenis (kumpul kebo), baik di perkotaan maupun di pedesaan.
Kondisi semacam ini juga sangat mempengaruhi terhadap ideologi masyarakat, sehingga ada sebagian mereka beranggapan, kalau tidak bergaul dengan selain jenis maka di nilai ketinggalan zaman. Inilah salah satu dampak arus globalisasi. Oleh karena itu, dalam kondisi semacam ini manusia di tuntut untuk lebih berhati-hati dalam bertindak.
Kalau kita lacak secara fenominal bahwa pergaulan di masa sekarang- di berbgai tempat-khususnya di perkotaan- seakan-akan sudah menjadi bagian kultur yang di akui keberadaannya dan tidak bisa di hindari lagi, bahkan di anggap hal yang biasa-bisa oleh kalangan remaja.
Padahal kalau di lihat di lapangan, pergaulan ini sangat meresahkan masyarakat, bahkan kalau kalangan remaja terus di biasakan hal semacam ini tanpa ada kesadaran dan pendidikan yang berorientasikan pada moral maka bagaimana dengan bangsa yang akan datang.
Sangat tragis, ternyata pergaulan bebas itu tidak hanya sebatas bergaul melainkan terkadang mendorong untuk melakukan hal yang lebih tidak di sukai oleh agama, seperti, bercumbu rayu, berciuman dan bahkan terjebak dalam perzinahan. Oleh karena itu, tanpa ada sekat-sekat pembatasan antara wanita dan laki-laki yang bukan muhrim maka dampak dan bahayanya seperti itu.
Kalau dalam ajaran islam, pergaulan bebas itu tidak di perbolehkan, bahkan melihat wanita yang bukan muhrim tanpa ada maksud-maksud yang di perbolehkan jug tidak boleh. Semisal saling melihat dan lainnya. Karena hal itu merupakan awal untuk melangkah pada garis selanjutnya seperti janjian dsb. Islam membolehkan bergaul dengan wanita yang bukan muhrimnya apabila ada alasan yang tepat menurut syariat, seperti ingin mengawini, karena sebelumnya di anjurkan melihat si wanita itu, cocok tidaknya.
Di masa sekarang, di Barat, hususnya di Eropa, pergaulan bebas sangatlah dominan bahkan homo dan lesbian sudah menjadi bagian kultur mereka. Ini tidak asing lagi di mata mereka, tapi ini sangat meresahkan masyarakat di sana sebab kasus aborsi di sana makin hari makin meningkat. Ini adalah gambaran dari pengaruh dan bahaya pergaulan bebas.
Secara mendasar ternyata hal semacam ini karena kebebasan di artikan bebas secara mutlak tanpa ada butir-butir aturan yang menjaga jarak antara mereka. Di sadari atau tidak kita harus menjaga jarak dalam pergaulan terutama pergaulan dengan lain jenis. Semoga Allah melindungi kita. Amin
Pergaulan remaja saat ini sangat didukung oleh fasilitas dunia maya atau internet. Hampir semua remaja di seluruh Indonesia menggunakan facebook atau black berry messanger sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan sesamanya. Memiliki piranti black berry dianggap sebagai sesuatu keharusan dalam pergaulan mereka. Memang diakui penggunaan alat komunikasi yang satu ini sangat cepat dan efektif untuk berbagi informasi baik yang benar ataupun salah. Terkadang gadget yang satu ini menjadi penghalang bagi remaja untuk belajar dengan serius.

Pergaulan remaja saat ini juga di warnai dengan permainan-permainan ala dunia virtual. Permainan yang terdapat di internet atau playstation dan sejenisnya bukanlah hal yang asing bagi mereka. Remaja saat ini sangat lihai dalam mengoperasikan hal-hal yang demikian. Dengan bermain, mereka saling berkomunikasi dan bersaing untuk memenangkan permainan. Namun sangat di sayangkan tidak semua permainan jenis ini dapat digunakan secara bersama-sama. Hal ini mengakibatkan kurang meluasnya sosialiasi mereka.

Pergaulan remaja saat ini lebih bebas dibandingkan dengan remaja-remaja dari periode waktu sebelumnya. Jam malam sudah tidak berlaku efektif bagi remaja. Hal ini dapat dilihat dengan menjamurnya remaja-remaja yang menonton bioskop midnight atau hang out di café sampai larut malam. Hal inilah yang memicu kepada pergaulan bebas yang marak di siarkan dimana-mana. Pergaulan mereka tidak lagi hanya sebatas teman namun mulai mengarah kepada percintaan yang serius. Dimana percintan yang serius ini juga memicu prilaku seks bebas yang marak di saat-saat ini.

Keterbukaan remaja saat ini tentang hal yang berbau seks sangatlah lumrah. Seks bukanlah hal yang tabu untuk di bicarakan, bahkan remaja saat ini diarahkan agar tidak memiliki prilaku seks yang menyimpang. Mereka diajarkan mengenai seksualitas mereka masing-masing.

Hal berikutnya yang menarik dengan pergaulan remaja saat ini adalah dengan begitu kentalnya predikat anak mami yang akhir-akhir ini populasinya semakin meningkat. Dalam hal ini dapat dikatakan bahwa kemandirian remaja saat ini sangatlah minim. Terlalu banyak fasilitas yang diberikan dan terlalu banyak juga ikut campur orangtua dalam kehidupan sehari-hari mereka sehingga remaja saat ini tidak bisa menilai dengan cepat apa yang salah dan apa yang benar. Hal ini mungkin di picu dengan maraknya penggunaan baby sitter dan jasa pembantu rumah tangga lainnya. Pengunaan yang berlebihan mengakibatkan kemalasan bagi remaja untuk melakukan segala sesuatunya dengan mandiri.

Selain hal diatas, salah satu kekhawatiran dari pergaulan remaja saat ini adalah mulai terinspirasinya mereka dengan pergaulan sesame jenis yang mengarah kepada percintaan sesame jenis. Hal ini mulai menjadi hal yang umum dengan semakin terbukanya negara Indonesia terhadap globaliasi dan pengaruh negara-negara lain yang melegalisir aktivitas seksual tersebut.

1 komentar: